Minggu, 15 Januari 2012

Desain Keramik

Contoh Desain Keramik
Di blog ini, sengaja saya postingkan secara spesial mengenai desain keramik, seperti kita ketahui di era globalisasi sekarang ini di seluruh dunia bahwa pemakaian keramik entah itu keramik lantai ataupun dinding tidak puas hanya dengan menggunakan corak atau motif yang polos saja, akan tetapi lebih disukai dengan motif-motif yang dihiasi dengan bunga-bunga, decorative, dan lain sebagainya. Oleh karena itu diperlukan sentuhan-sentuhan karya seni dari seorang desainer keramik untuk mendesain keramik-keramik tersebut agar terwujud hasil keramik yang menawan, indah dan menarik dipandang mata.

Desainer Keramik
Seperti telah kita ketahui bahwa definisi dari desainer adalah orang (perancang) yang diberikan kebebasan atau wewenang dari perusahaan untuk memilih, menciptakan, atau mengatur elemen rupa seperti ilustrasi, foto, tulisan, dan garis di atas suatu permukaan dengan tujuan untuk diproduksi dan dikomunikasikan sebagai sebuah pesan produksi. Gambar maupun tanda yang digunakan bisa berupa tipografi atau media lainnya seperti gambar atau fotografi.

Lalu bagai mana dengan seorang Desainer Keramik? Jawabannya adalah : orang (perancang) yang diberikan kebebasan atau wewenang dari perusahaan untuk memilih, menciptakan, atau mengatur elemen rupa seperti ilustrasi, foto, tulisan, dan garis di atas suatu permukaan keramik dengan tujuan untuk diproduksi menjadi bentuk keramik bermotif dan dikomunikasikan sebagai sebuah pesan produksi. Gambar maupun tanda yang digunakan bisa berupa tipografi atau media lainnya seperti gambar atau fotografi.

Peran dan Tanggungjawab Desainer
Di dalam kehidupan sehari-hari sesungguhnya kita dihadapkan dengan karya-karya desain yang mempunyai citra dan cita rasa yang beraneka ragam, diantara contohnya antara lain :

• Interior Design
Ketika kita memasuki salah satu rumah, kita di hadapkan dengan susunan dan tata ruang perabotan rumah tangga yang beraneka ragam. Untuk menghasilkan tata ruang yang indah, cantik dan menarik tidak cukup hanya dengan memiliki perabotan atau barang-barang yang mewah saja, akan tetapi butuh sentuhan seorang Interior Designer untuk menyusun, menata atau mendesain sedemikian rupa perabotan-perabotan tersebut sehingga menjadi indah, menarik dan enak dipandang mata serta nyaman dirasakan.

• Fashion Design
Ketika kita bertemu dengan wanita cantik atau pria tampan, kita dihadapkan dengan susunan dan tata baju yang beraneka ragam. Untuk menghasilkan tata baju indah anggun dan nyaman dipakai, tidak cukup hanya dengan bermodalkan bahan kain yang bagus dan mahal saja, akan tetapi butuh seorang Fashion Designer untuk merancang atau mendesain sedemikian rupa bahan kain tersebut, sehingga bahan kain tersebut terancang menjadi indah anggun dan tentunya nyaman ketika dipakai.

• Make Up Design
Jika kita bertemu dengan wanita cantik, kita dihadapkan dengan susunan tata rias yang beragam. Untuk menghasilkan tata rias yang cantik, anggun dan rupawan, tidak cukup hanya bermodalkan bahan-bahan kosmetik yang bagus dan  mahal saja, akan tetapi butuh seorang Make Up Designer untuk menata atau mendesain sedemikian rupa bahan kosmetik tersebut,dengan mencocokan warna kulit, struktur wajah dan lain-lain.

Dengan contoh-contoh diatas tersebut, kita bisa menyimpulkan bahwa peranan seorang desainer tersebut sangatlah penting dan menentukan dalam suatu penampilan atau produk, untuk menjadikan penampilan atau produk tersebut menjadi indah dipandang mata dan nyaman dihati, sehingga mampu membuat jatuh cinta bagi orang yang memandangnya dan segera membangkitkan selera untuk memiliki.

Demikian juga dengan peranan Desainer Keramik, secara khusus seorang Desainer Keramik harus mampu merancang desain-desain dengan berorientasi mencapai hasil yang optimal, dengan biaya seminimal mungkin, dapat diproses di dalam produksi, serta laku dipasaran. Oleh karena itu seorang Desainer Keramik harus memperhitungkan aspek-aspek penting seperti :

1. Memperhitungkan Estetika Desain
2. Memperhitungkan Proses Bahan
3. Memperhitungkan Proses Biaya
4. Memperhitungkan Proses Produksi
5. Memperhitungkan Life Time
6. Memperhitungkan Pangsa Pasar

Dengan mempertimbangkan aspek-aspek tersebut, maka kita berharap dapat menghasilkan karya-karya desain yang indah menawan, dengan proses yang mudah dikerjakan, dengan Life Time yang cukup lama, dengan biaya serendah-rendahnya, serta dapat menarik minat pasar dan mendapat untung yang berlimpah.

Semoga terinspirasi...!

0 komentar:

Posting Komentar

Silahkan berkomentar yang membangun dan penuh inspirasi :

 
back to top