Selasa, 05 Februari 2013

Tips Pindah Kerja ke Perusahaan Lain


Dalam suatu perusahaan mendengar kalimat mengundurkan diri atau sebaliknya yaitu melamar pekerjaan merupakan hal yang sudah biasa kita dengar, tidak heran jika karyawan-karyawan silih berganti, ada yang datang melamar dan bekerja menjadi karyawan baru, dan sebaliknya ada yang mengundurkan diri dengan alasan yang beraneka macam umpamanya masalah gajih, jauh dari keluarga, dan tak jarang mengundurkan diri karena mendapat tawaran pekerjaan baru dan lain-lain. Nah pada kesempatan ini saya akan memberikan tips jitu bagaimana memperhitungkan langkah mengundurkan diri dari perusahaan yang lama dan memilih pindah bekerja di perusahan baru :

1. Merahasiakan kepindahan kamu
Jika belum yakin 100% untuk pindah kerja, kamu jangan mengumumkan ke siapapun mengenai kepindahan kamu, karena jika kepindahan kamu tidak jadi, maka akan jadi masalah atas ucapan kepindahan kamu, umpamanya bos akan mencibir kamu dan teman-teman yang tidak suka akan mengolok-olok kamu. 

2. Perhitungkan gaji di tempat baru
Point ini sepertinya paling penting, karena rugi besar jika kamu pindah kerja tetapi gajih sama saja dengan perusahaan yang lama, apalagi lebih kecil, mendingan tidak usah pindah, kecuali dengan perhitungan-perhitungan yang khusus.

3. Perhitungkan jarak tempat tinggal dengan calon perusahaan baru
Hal ini sangat penting kamu perhitungkan jarak rumah dengan calon perusahaan baru, karena jika gajih kamu di tempat yang baru hanya lebih besar sedikit selisihnya dari yang lama, sedangkan di perusahaan yang baru jaraknya lebih jauh sehingga kamu harus mengeluarkan uang transport yang lebih mahal, maka lebih baik dipikir ulang sebelum kamu pindah kerja.

4. Perhitungkan beban pekerjaan di tempat perusahaan baru
Point inipun penting harus dipertimbangkan, ketika kamu wawancara, tanyakan tugas kamu seperti apa dan harus ada gambaran job description untuk kamu, jika kamu rasa dengan gajih selisih tidak seberapa akan tetapi tugas kamu lebih berat di calon tempat kerja yang baru, lebih baik kamu pikir dua kali.

5. Perhitungkan keadaan dan lingkungan di tempat perusahaan baru
Check keadaan dan lingkungan di tempat kerja perusahaan baru. Ketika kamu wawancara di tempat calon perusahaan baru, kamu cari-cari infomasi sebanyak mungkin mengenai seluk beluk perusahaan, kenyamanan calon tempat kerja kamu, dan lingkungan calon perusahaan baru kamu. Usahakan jangan terlalu banyak tanya kepada yang mewawancara atau HRD (karena dikhawaitirkan di nilai bawel), tapi lebih baik tanyakan orang yang diyakini bisa dipercaya, bisa di kantin atau di luar perusahaan.

6. Perhitungkan fasilitas dan kesejahteraan di tempat perusahaan baru
Kejelasan mengenai fasilitas dan kesejahteraanpun harus kamu tanyakan ketika interview, kamu tanyakan mengenai perhitungan over time (lembur), bonus, kenaikan gajih, insentif, uang transport, uang makan, jaminan kesehatan, jaminan hari tua dan lain-lain, jangan sampai kecewa dan menyesal setelah resmi bergabung.

7. Bicarakan secara baik-baik dengan perusahaan lama
Jika semuanya bernilai positif, bicarakanlah secara baik-baik untuk pamit ke perusahaan yang lama, dan jangan lupa memohon do’a restu kepada keluarga terdekat.

Demikian beberapa tips dari saya, semoga bermanfaat dan kamu gak salah melangkah dalam memilih calon perusahaan yang baru.


Semoga Terinspirasi...!

5 komentar:

wew ada trik tersendiri nii hahah kgak mudeng masih pelajar kog

komenback gan
http://anekaonlinekita.blogspot.com

Wahhh keren nih informasinya. :D

ane blm kerja, tapi ini akan menjadi ilmu yg sangat berharga bagi saya, karena saya seorang siswa smk yg nanti pasti cepat atau lambat akan bekerja sesuai dengan keinginan saya

blogwalking

mau resign aahh,,
sob,,ane dh follow,,jika berkenan d tunggu folbacknya.. :)

Terimakasih tipsnya ya, sangat membantu :)

Posting Komentar

Silahkan berkomentar yang membangun dan penuh inspirasi :

 
back to top